Pahami Perbedaan Ciri Visual Batik Tulis, Cap, dan Print Saat Berbelanja – Engrasia
Cart 0
Whatsapp: 081297175060

Saya puas dg kerajinan pembatik Indonesia yg be...
- Natalia Dwi Cahyani, Surabaya (TrustSpot Verified ✓)

Pahami Perbedaan Ciri Visual Batik Tulis, Cap, dan Print Saat Berbelanja

Dita Nadya Ardiyani

Anda pasti pernah melihat batik, baik secara offline maupun online. Meskipun motif, warna, dan proses pembuatannya beragam, Anda dapat langsung mempersepsikannya sebagai batik dalam sekali tatap. Hal tersebut menunjukkan bahwa batik dinikmati secara visual, apapun medianya.

Padahal, ada pula ciri visual lain yang hanya bisa dilihat dan dibuktikan dari jarak dekat. Keunikan ciri visual ini dimiliki oleh batik tulis, cap, dan print. Agar Anda tidak bingung ketika berbelanja batik di toko offline maupun online, lebih baik pahami dulu, yuk, perbedaan ketiganya!

Batik tulis

Batik tulis - Engrasia

 

Dari segi harga, batik tulis memang masih menjadi yang paling mahal. Namun, bagaimana dengan kualitas visualnya?

Karena batik jenis ini dibuat secara manual dengan menggunakan tangan, kita tidak bisa mengharapkan hasil yang benar-benar rapi dan sempurna. Bentuk motifnya yang rumit tidak dapat dibuat persis sama meskipun dari jauh terlihat seragam. Kelebihannya, kedua sisi batik ini diisi oleh motif dan warna yang sama jelasnya.

Ketika Anda berbelanja batik online, amati baik-baik gambar yang tertera dengan memanfaatkan fitur zoom. Jika diteliti di setiap sudutnya, pasti ada saja perbedaan motifnya. Sekalipun batik tersebut adalah batik tulis alusan, tetap saja batik tersebut dibuat oleh manusia dan bukan mesin.

Jika Anda menemukan kain batik tulis yang dijual di toko, amati ketidaksempurnaan penggambaran motifnya dan bolak-balik kedua sisinya. Jangan sampai Anda terkecoh setelah mengeluarkan biaya besar untuk membawanya pulang!

Batik cap

Batik Cap - Engrasia

 

Apabila dilihat dari kejauhan, batik cap dapat langsung dikenali dari motifnya yang berderet rapat dan seragam. Lantas, seperti apakah kualitas visual batik cap jika dilihat dari dekat?

Pengulangan motif pada batik cap relatif lebih rapi karena dibuat menggunakan stempel dari lempengan besi atau tembaga yang dicelupkan ke dalam tungku berisi malam. Namun, motif batik cap umumnya tidak sedetail batik tulis karena proses pembuatan stempel cap yang cukup sulit dan membutuhkan keahlian khusus.

Saat melihat gambar batik di toko online, perhatikan juga bahwa meskipun motif dan warnanya berulang, sudut-sudut gambarnya pasti tidak begitu rapi. Posisi motif A dengan motif B tidak selalu bertemu di titik yang sama. Seperti pada gambar di atas, bisakah Anda menemukan bagian yang tidak konsisten? 

Setelah berhasil mengidentifikasi motif, cobalah untuk membalik kain. Kain batik cap memiliki warna dan motif yang lebih pudar di bagian belakangnya. Hal ini terjadi karena malam hanya dicap di bagian depan dan meresap hingga bagian belakang kain.

Batik print

Batik Print

(Sumber: Batik-S128)

Batik jenis ini paling banyak ditemui di pasaran. Jumlahnya pun sangat banyak sehingga tidak ada desain yang unik. Wah, bisa-bisa banyak kembarannya, nih!

Kualitas visual pada batik print hampir tanpa cela karena dibuat dengan cara cetak sablon, baik manual maupun dengan mesin. Desain motifnya lebih bervariasi dan mendetail dibandingkan batik cap karena didukung oleh proses pembuatan yang jauh lebih mudah dan cepat.

Melalui gambar di toko online, latih mata Anda untuk mengenali sudut, motif, dan warna yang pasti berulang dengan sangat rapi dan konsisten. Posisi motif A dan B selalu sama dan bertemu di titik yang sama pula. Coba lihat gambar di atas, tidak ada pergeseran motif yang signifikan!

Saat melihat-lihat kain dari dekat, sempatkan untuk melihat bagian belakangnya. Apabila bagian belakangnya berwarna putih atau agak transparan serta tidak bermotif, dapat dipastikan bahwa kain tersebut adalah batik print. Hal ini terjadi karena proses pewarnaan hanya diberikan pada bagian depan saja.

Setelah memahami ciri visual di atas, tentu Anda tidak bingung lagi dalam mengenali batik saat berbelanja, bukan? Selalu teliti sebelum membeli, ya!


Referensi: Fimela



Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published