Teruntuk Para Calon Ibu, 5 Teknik Dasar Jahitan Tangan ini Harus Anda Kuasai – Engrasia
Cart 0
Whatsapp: 081297175060

Batik nya bagus2,tolong perbanyak indigo. Ratin...
- Ine Wardhana, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Very trusted! Always up to date. Rating: ★★★★★
- Katarina Elim, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Batik sangat beragam dengan harga sangat terjan...
- Yulia Arseno, Tangerang (TrustSpot Verified ✓)

Puas dengan pelayanan yg cepat. Dan selain cora...
- Angelina Zanita Niken, Yogyakarta (TrustSpot Verified ✓)

Batiknya bagus2. Harganya OK. Servisnya OK bang...
- Lily Sumichan, Denpasar (TrustSpot Verified ✓)

Sungguh professional. Kain-kain yang dipesan se...
- Sofia, Malaysia (TrustSpot Verified ✓)

Reliable both quality and the price, as well as...
- Fitri, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Barang Sesuai gambar. Thanx Engrasia ;) Rating:...
- Hanly, Malang (TrustSpot Verified ✓)

Saya puas dg kerajinan pembatik Indonesia yg be...
- Natalia Dwi Cahyani, Surabaya (TrustSpot Verified ✓)

Teruntuk Para Calon Ibu, 5 Teknik Dasar Jahitan Tangan ini Harus Anda Ketahui

Dita Nadya Ardiyani

Pakaian adalah kebutuhan primer yang kita kenakan setiap hari. Karenanya, hampir setiap orang memiliki variasi pakaian dalam lemarinya. Namun, pakaian dapat mengalami kerusakan jika dipakai terlalu sering, bentuk tubuh membesar, maupun terkena benda tajam.

“Lalu, harus beli pakaian baru, dong?”

Belum tentu! Selama masih bisa diperbaiki, sebaiknya jangan dulu beli yang baru. Anda, khususnya para calon ibu, setidaknya harus menguasai 5 teknik dasar jahitan tangan berikut ini agar dapat menanggulangi masalah tersebut dengan lebih hemat. Simak, yuk!

Tusuk Jelujur

tusuk jelujur

Pola jahit tusuk jelujur. (Sumber: Senibudayaku.com)

Tusuk jelujur berguna untuk membuat tambalan sementara pada bagian yang rusak. Pola jahitan yang terbentuk terdapat pada gambar di atas. Caranya, tusukkan jarum yang sudah diberi benang dari bagian dalam kain ke arah luar. Beri sedikit jarak, lalu tusukkan kembali jarum ke arah dalam. Lakukan langkah tersebut secara berulang dengan jarak tusukan yang sama sampai tambalan terbentuk sempurna. Gunakan warna benang yang mirip dengan warna kainnya, ya!

Tusuk Soom

tusuk soom

Pola jahit tusuk soom. (Sumber: Senibudayaku.com)

Tusuk soom yang terlihat pada gambar berfungsi untuk mengelim (merapikan bagian tepi) pakaian wanita. Pertama-tama, lipat ujung kain sekitar 1 cm, lalu lipat lagi sekitar 3 cm sehingga lipatan yang terbentuk cukup tebal. Tusukkan jarum dari arah dalam ke luar kain dan masukkan lagi ke dalam pada bagian tengah lipatan. Tusuk soom sering ditemukan pada bagian bawah pakaian.

Tusuk Tikam Jejak

tusuk tikam jejak

Pola jahit tusuk tikam jejak. (Sumber: Senibudayaku.com)

Jenis tusukan ini berguna untuk menggantikan jahitan mesin sehingga harus dibuat secara teratur dengan jarak pendek. Tusukkan jarum dari bagian dalam ke luar, buat sedikit jarak ke kanan lalu tusukkan lagi ke dalam. Buat jarak sebesar 2 kali jarak pertama, lalu tusukkan lagi ke arah luar, tepatnya di sebelah kiri tusukan pertama. Setelahnya, lanjutkan pola tusukan sampai selesai.

Tusuk Flanel

tusuk flanel

Pola jahit tusuk flanel. (Sumber: Senibudayaku.com)

Tusuk flanel dapat diaplikasikan untuk mengelim lipatan bagian bawah celana pria dan bagian bawah rok wanita. Buat tusukan dari arah kiri ke kanan maupun sebaliknya. Mulailah dari bagian dalam kain (tepatnya di ujung lipatan) lalu silangkan secara berselang-seling di bagian tengah dan bawah lipatan seperti pada gambar.

Tusuk Feston

Tusuk feston

Pola jahit tusuk feston. (Sumber: Senibudayaku.com)

Tusuk feston berguna untuk menjahit tepi kain dan merapikan kaus kaki. Arah jahitan fleksibel, bisa dari kiri ke kanan maupun sebaliknya. Jika dilihat pada gambar, tusukkan jarum di kain bagian dalam pada nomor 1, lalu tusuk ke nomor 2 hingga masuk ke balik kain. Setelahnya tusuk jarum di nomor 3 hingga benang berada di atas benang jahitan nomor 1 dan dua. Ulang pola jahitan tersebut sampai selesai seperti pada gambar.

Itulah kelima teknik dasar jahitan tangan yang berguna untuk mereparasi pakaian di rumah. Dengan mempelajarinya, siapa tahu Anda malah menemukan hobi baru yang menghasilkan. Selamat mencoba!


Referensi: Senibudayaku.com



Older Post Newer Post


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published