Batik Tulis Pekalongan KB-65.4294 – Engrasia
Cart 0
Whatsapp: 081297175060

Puas dengan pelayanan yg cepat. Dan selain cora...
- Angelina Zanita Niken, Yogyakarta (TrustSpot Verified ✓)

Batiknya bagus2. Harganya OK. Servisnya OK bang...
- Lily Sumichan, Denpasar (TrustSpot Verified ✓)

Sungguh professional. Kain-kain yang dipesan se...
- Sofia, Malaysia (TrustSpot Verified ✓)

Reliable both quality and the price, as well as...
- Fitri, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Barang Sesuai gambar. Thanx Engrasia ;) Rating:...
- Hanly, Malang (TrustSpot Verified ✓)

Saya puas dg kerajinan pembatik Indonesia yg be...
- Natalia Dwi Cahyani, Surabaya (TrustSpot Verified ✓)

Batik Tulis Pekalongan KB-65.4294

Batik Tulis Pekalongan KB-65.4294

Kain batik tulis Pekalongan dengan motif gurdo tanahan, warna asli kain merah, kuning, biru tua, hitam, putih, pola kemeja lengan panjang

Jenis mori : Katun, merek mori : Primissima 

Ukuran : 250 x 115 cm

Makna motif :
Motif gurdo adalah salah satu motif klasik khas Yogyakarta yang awalnya hanya dibuat di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Motif gurdo berasal dari kata garuda. Motif gurdo ini terdiri dari dua buah sayap (lar) dan ditengah-tengahnya terdapat badan dan ekor.
Motif gurdo merupakan simbol perkasa, ketabahan, tumbuh kembang manusia, dan sikap perlindungan yang dilandasi oleh kebijaksanaan. Nilai simbolik tersebut berdasarkan mitologi Hindu-Jawa yaitu garuda yang merupakan kendaraan dan murid dari Dewa Wisnu.
Motif gurdo dianggap sebagai salah satu batik dengan konsep yang sederhana, karena gambarnya yang berfokus pada simbol garuda. Garuda merupakan tunggangan Batara Wisnu yang dikenal sebagai Dewan Matahari. Garuda sering dianggap sebagai lambang matahari Agni. Oleh masyarakat Jawa, garuda selain sebagai simbol kehidupan juga sebagai simbol kejantanan.
Motif Gurdo lebih mudah dikenali karena bentuknya sederhana, gambarnya pun sangat jelas serta tidak memiliki terlalu banyak variasi. Menurut orang Yogyakarta burung Gurdo/Garuda dianggap sebagai binatang yang suci. Dalam cerita kenaikan Batara Wisnu ke Nirwana dengan mengendarai burung Garuda. Burung ini dianggap sebagai burung yang teguh timbul tanpa maguru, yang artinya sakti tanpa berguru kepada siapapun.

Keterangan: batik, batik tulis, biru tua, gurdo tanahan, hitam, kain, kain tradisional, katun, kemeja lengan panjang, kuning, merah, pekalongan, putih, tulis

Kami menjual kain batik tulis dan bukan pakaian jadi. Tampilan jadi kami sediakan untuk memudahkan bapak/ibu untuk melihat estimasi hasil jadinya. Hasil aktual jadi bergantung kepada ukuran badan dari pembeli. Silakan tanya ke kami untuk informasi lebih lanjut.

Perlu jasa jahit? Lihat daftar rekanan kami.

All products shot are adjusted to reflect true color in our place. The color at your place may not be 100% the same due to different lighting condition.


Share this product to your friends