Batik Tulis Cirebon KE-13.6647 – Engrasia
Cart 0
Whatsapp: 081297175060

Batik nya bagus2,tolong perbanyak indigo. Ratin...
- Ine Wardhana, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Very trusted! Always up to date. Rating: ★★★★★
- Katarina Elim, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Batik sangat beragam dengan harga sangat terjan...
- Yulia Arseno, Tangerang (TrustSpot Verified ✓)

Puas dengan pelayanan yg cepat. Dan selain cora...
- Angelina Zanita Niken, Yogyakarta (TrustSpot Verified ✓)

Batiknya bagus2. Harganya OK. Servisnya OK bang...
- Lily Sumichan, Denpasar (TrustSpot Verified ✓)

Sungguh professional. Kain-kain yang dipesan se...
- Sofia, Malaysia (TrustSpot Verified ✓)

Reliable both quality and the price, as well as...
- Fitri, Jakarta (TrustSpot Verified ✓)

Barang Sesuai gambar. Thanx Engrasia ;) Rating:...
- Hanly, Malang (TrustSpot Verified ✓)

Saya puas dg kerajinan pembatik Indonesia yg be...
- Natalia Dwi Cahyani, Surabaya (TrustSpot Verified ✓)

Batik Tulis Cirebon KE-13.6647

Batik Tulis Cirebon KE-13.6647

Kain batik tulis Cirebon dengan motif hong liris, warna asli kain orange, hijau, coklat, putih, pola jarit

Jenis mori : Katun, merek mori : Primissima 

Ukuran : 270 x 115 cm

Makna motif :
Motif parang merupakan salah satu motif batik yang paling tua di Indonesia. Parang adalah salah satu motif batik paling tua di Indonesia. Batik Parang memiliki motif huruf S jalin-menjalin tidak terputus yang melambangkan kesinambungan dan semangat tidak pernah menyerah. Batik parang juga menggambarkan jalinan yang tidak pernah putus, baik dalam arti upaya untuk memperbaiki diri, upaya memperjuangkan kesejahteraan, maupun bentuk pertalian keluarga. Batik parang sudah ada di Indonesia sejak zaman Keraton Mataran Kartasura (Solo). Pada masanya batik motif parang hanya boleh digunakan oleh para Raja dan keturunannya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, motif ini sudah banyak berkembang dan dapat dipakai oleh siapa saja.
Ada yang percaya bahwa motif parang rusak bisa membawa sial pada pernikahan. Jika batik parang rusak ini dipakai ketika pernikahan, dipercaya maka selanjutnya pernikahan tersebut akan penuh dengan cekcok dan perselisihan bahkan perpisahan.

Motif burung hong adalah motif fauna dan biasanya motif ini merupakan motif utama. Motif ini sering digambarkan sedang terbang sehingga bentuk sayap terlihat terbentang. Motif ini juga kerap dikombinasikan dengan motif lainnya misalnya diberi latar tanahan, motif parang, atau ditambah pelengkap seperti motif daun dengan isen-isen.
Dalam mitologi Cina Burung Hong menjadi penyeimbang sang naga. Burung Hong digambarkan berbagai rupa, ada yang berbentuk seperti burung kuao, atau terkadang bentuknya hanya berupa stilasi dari bentuk aslinya sehingga muncul hanya berupa garis-garis.
Kepercayaan Jawa kuno menyebutkan bahwa Burung Hong merupakan simbol penolak bala. Kadang Burung Hong muncul dengan warna yang berani, namun kadang ia juga muncul dalam warna-warni yang sarat makna. Lima warna yang biasa digunakan dalam motif Burung Hong : hitam lambang kesetiaan, putih lambang kejujuran, merah lambang kesantunan, hijau lambang keadilan dan kuning lambang kemurahan hati.

Keterangan: batik, batik tulis, cirebon, coklat, hijau, hong liris, jarit, kain, kain tradisional, katun, orange, tulis

Kami menjual kain batik tulis dan bukan pakaian jadi. Tampilan jadi kami sediakan untuk memudahkan bapak/ibu untuk melihat estimasi hasil jadinya. Hasil aktual jadi bergantung kepada ukuran badan dari pembeli. Silakan tanya ke kami untuk informasi lebih lanjut.

Perlu jasa jahit? Lihat daftar rekanan kami.

All products shot are adjusted to reflect true color in our place. The color at your place may not be 100% the same due to different lighting condition.


Share this product to your friends